Posts

Showing posts with the label Media

[Catatan] Menjawab Pertanyaan tentang Film Yuni dan Proses Novelisasinya

Image
Kamila Andini (kiri) dan Ade Ubaidil (kanan). Dokumentasi oleh Gramedia Pustaka Utama *) Catatan untuk mahasiswa, peneliti, dan pewawancara Belakangan ini saya, Ade Ubaidil, cukup kewalahan karena sering mendapatkan pertanyaan terkait film dan novel Yuni untuk kebutuhan skripsi, tesis, jurnalistik sekolah, hingga diskusi publik. Karena banyak pertanyaan yang sebenarnya mirip atau berulang, saya mencoba merapikan beberapa jawaban di sini agar bisa menjadi rujukan awal untuk teman-teman yang ingin melakukan wawancara. Saya juga merasa perlu meluruskan satu hal penting sejak awal karena sering terjadi kesalahpahaman. Film Yuni  (2021) lahir terlebih dahulu dalam bentuk skenario yang ditulis oleh Kamila Andini dan Prima Rusdi, lalu divisualisasikan menjadi film. Setelah proses syuting berjalan, saya baru terlibat dalam pengalihwahanaan dari skenario film menjadi novel. Jadi posisi saya di karya ini adalah sebagai penulis novelisasi atau adaptasi novel Yuni , bukan penulis cerita awal ...

[Cerpen] Bagaimana Jika Aku Mati Hari Ini? (Majalah Pusat, Edisi 30/2025)

Image
   Sepulang menghadiri upacara Macaru Wraspati Kalpa Agung Yamaraja Panca Kelud [1] di Tukad Badung, hujan turun dari langit yang pucat. Joga menengadahkan kepalanya ke langit sambil berjalan menuju Pantai Sanur seorang diri. Menurut Sang Hyang Widhi hujan adalah berkah melalui Dewa Indra [2] , Joga ingin berpikir demikian. Namun, bulan lalu istrinya meregang nyawa karena air bah yang meluap membanjiri Denpasar hingga mengubah pandangannya terhadap hujan. Ia berusaha berdamai dengan datang mengikuti upacara ini sebagai simbol guru piduka [3] karena ia sadar ini bukanlah murka Sang Hyang Widhi , tetapi karena faktor alam yang dirusak oleh ketamakan manusia. “Bagaimana jika aku mati hari ini?” tanya Luh Githa suatu hari di perayaan setahun pernikahan mereka. Joga terkejut dan tidak siap mendengar pertanyaan itu. “Kenapa tiba-tiba tanya begitu? Jangan rusak hari bahagia kita, Sayang,” ucap Joga berusaha menahan diri. Ia mengalihkannya dengan mempersembahkan sebuket bunga...

[Catatan] Gala Buku Reading Club; Pertemuan Perdana!

Image
  IG: @gala_buku / desain logo by @ evantar.8360 Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2024, saya dan Muthakin Al Maraky , seorang penulis dan juga guru, berinisitif membuat satu komunitas yang di dalamnya berkumpul para pembaca kesepian, maksudnya orang-orang yang gemar membaca buku tetapi tidak memiliki teman atau ruang yang cukup untuk mengekspresikan hasil bacaannya, minimal ada yang mau mendengarkan. Melihat gerakan kawan-kawan (sok, akrab banget masnya) @jktbookparty, saya semakin yakin di Indonesia ini sebetulnya banyak sekali pembaca yang "rakus" menghabiskan buku setiap harinya, tetapi tidak terekspose dengan baik. Lewat mereka kami jadi semakin tersulut ingin pula membuat gerakan serupa minimal di wilayah Cilegon, Banten, tempat kami tinggal. Kami bertemu untuk merembukkan apa nama yang tepat untuk komunitas baca ini. Dari sekian banyak nama yang muncul, kami sepakat memilih frasa: GALA BUKU. Menurut KBBI, kata Gala berarti: gala 1 /ga·la/   n  damar; gala 2 /ga·la/...

Bank Muamalat dan Muamalat Institute Dukung ISEF Kenalkan Ekonomi Syariah kepada Anak-Anak

Image
JAKARTA – Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-10 digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 25-29 Oktober 2023. Kolaborasi antara Bank Indonesia dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) bersama PT Bank Muamalat Indonesia dan Muamalat Institute, Cordoba Kids dan Diamond turut berpartisipasi dalam acara ISEF. Wujud nyata yang diberikan yaitu dukungannya untuk kegiatan perlombaan menggambar, mewarnai dan fashion show anak untuk memberikan pengalaman dan wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman mereka tentang ekonomi syariah. Muamalat Institute memahami pentingnya mendukung kegiatan yang mempromosikan pemahaman tentang Islam dan mendorong pertumbuhan generasi muda yang memiliki pemahaman yang kuat tentang agama dan nilai-nilai moral ekonomi syariah. Oleh karena itu, mendukung acara ISEF yang bertujuan sebagai sarana edukasi yang diharapkan dapat mencetak para siswa yang unggul dan berprestasi di bidang kreatif e...

Cerita Anak: Kisah Ubay dan Para Sahabatnya (Inti Medina, Penerbit Tiga Serangkai, 2021)

Image
Cover buku oleh penerbit. Judul Buku : Kisah Ubay dan Para Sahabatnya Harga Jual : Rp.7.600 SKU : A03202.360 E-ISBN : 9786236139554 Pengarang : Ade Ubaidil Penerbit : Inti Medina Halaman : 64 Halaman Jenjang : SD  *** Sinopsis: Ubay gemar sekali bermain game. Bahkan, ia sampai lupa waktu dan ditegur oleh ayahnya. Ubay juga mempunyai hewan peliharaan yang diberi nama Cuppy, Ban-Ban, dan Bit-Bit. Selain ltu, Ubay senang sekali bermain sepak bola bersama teman-temannya. Banyak sekali cerita menarik dari Ubay dan para sahabatnya. Mereka senang menjenguk teman yang sakit. Namun, sayang sekali ada teman Ubay yang suka menyontek saat ujian dan membuang sampah sembarangan. Bagaimana, ya, kisah seru Ubay dan sahabatnya ini? Yuk, baca ceritanya sampai tuntas, ya. Kamu akan menjadi tahu bagaimana bersahabat yang baik itu. Salah satu halaman dalam buku ini. *** Buku cerita anak perdana karya saya ini diterbitkan oleh penerbit Inti Medina, lini dari Penerbi...

[Esai] Bersepeda; Upaya Menikmati Kota dalam Mode Lambat (www.thisissoutheastasia.com, 20 Oktober 2022)

Image
Beberapa waktu lalu, jurnal sains Nature melansir data dari ilmuwan Stanford University tentang beberapa negara di dunia dengan penduduk termalas berjalan kaki. Negara Indonesia menduduki peringkat pertama. Saya tidak terkejut, karena saya termasuk di dalamnya. Artikel berikutnya menyusul, tentang alasan warga Indonesia kenapa malas jalan kaki. Ada yang bilang karena cuaca yang panas, infrastruktur yang tidak memadai, dan karena segalanya kini sudah dimudahkan dengan adanya teknologi. Saya lebih sepakat karena jalan kaki bukan bagian dari kultur kami saja. Berbeda dengan Jepang dan Hongkong yang sudah mendidik warganya sejak usia dini untuk biasa berjalan kaki. Tujuh hari terakhir saya mulai giat bersepeda. Alternatif gerak tubuh selain jalan kaki. Bersepeda adalah sebuah rencana yang sudah cukup lama saya ingin wujudkan namun baru terjadi bulan Juli kemarin. Alasan saya satu, ingin bersepeda supaya tubuh lebih sehat dan berumur panjang. Walaupun urusan usia ada di tangan Tuhan, teta...