[Catatan] Di Antara yang Patah dan Pulih - Kata Pengantar untuk Buku Puisi "Dukkha" karya Beatrix Yunarti Manehat
— Pengalaman personal atas pembacaan b uku p uisi Dukkha karya Beatrix Yunarti Manehat . Membaca puisi-puisi Beatrix dalam Dukkha adalah pengalaman yang menyerupai menyimak bisikan hati seseorang yang sedang belajar mencinta dan memahami luka dalam diam. Tak banyak orang mampu menulis dengan kejujuran serentan ini, apalagi dari seorang yang kita kenal selama ini bergulat di ruang-ruang akademik yang disiplin dan struktural. Namun justru di sinilah kejutannya: Beatrix menulis puisi dengan kerendahan hati yang langka dan kelembutan yang tidak dibuat-buat. Di balik kete raturannya dalam ranah akademik, Beatrix ternyata menyimpan ruang yang begitu peka dan reflektif— terasa abstrak tetapi bisa kita rasakan. Ia memiliki sisi penyair yang tak hanya mampu menangkap perasaan, tetapi juga menyajikannya dalam bentuk narasi yang dekat, tulus, dan penuh empati. Puisinya tidak dibuat untuk tampil mencolok atau memikat lewat metafora kompleks—melainkan hadir seperti teman lam...