Na Willa: Slice of Life, Magis, dan Catatan Kecil untuk Film Anak-Anak
Ada film yang terasa seperti cerita besar, penuh ledakan, konflik, dan kejutan. Tapi ada juga film yang dinarasikan secara perlahan, seperti seseorang duduk di samping kita, lalu bercerita tentang hal-hal sederhana, yang justru diam-diam membekas. Film Na Willa ada di kategori kedua itu. Di tangan Ryan Adriandhy, film ini terasa seperti surat cinta untuk masa kecil yang jujur, polos, dan kadang lebih dalam dari yang kita kira. Diadaptasi dari novel karya Reda Gaudiamo, film ini mengikuti keseharian Na Willa (Luisa Adreena), anak 6 tahun yang hidup di Surabaya tahun 1960-an. Dunia Willa bukan tentang petualangan besar, tapi gang kecil, teman-teman, dan rasa penasaran yang nggak ada habisnya. Dan jujur, banyak momen kecil yang bikin kita senyum sendiri karena terasa dekat. Fase awal belajar baca, misalnya—semua tulisan di jalan dieja satu-satu. Dunia seperti papan besar yang harus diterjemahkan. Atau hal-hal yang serba pertama di usia segitu: pertama sekolah, pertama punya teman baru, sa...