[Ulasan Film] Anaconda: Saat Sinefil Berkumpul dan Me-remake Film Versinya Sendiri

Image by heavenofhorror.com

Skor: 7/10. 

Film pertamanya tayang tahun 1997, dan seringkali diputar di bioskop Trans TV. Ingat film ini bikin inget masa kecil di mana banyak sekali film-film seru yang saya saksikan di televisi. Anaconda sendiri jadi film yang bikin traumatis dan bikin suudzon tiap kali ngojay di curug. Bawaannya curiga mulu kalau di bawah airnya ada ular raksasa kayak anaconda. 

Setelah sekian lama menghindari menonton film setipe ini, akhirnya saya iseng nonton Anaconda (2025) yang konon remake versi Spiritual sequel dari Anaconda tahun 1997.

Film ini menceritakan tentang empat sahabat sejak kecil yang begitu mencintai film aka sinefil. Salah satu film yang mereka sukai adalah Anaconda. Kenapa spesifik tahun 1997 karena di filmnya akan bermunculan cameonya seperti Jenifer Lopez dan Ice Cube yang jujur bikin rata teriak sih pas nontonnya, karena kemunculannya dibikin sedemikian dramatis.

Boleh dibilang, film bergenre komedi ini bermain di wilayah metafiksi, jadi alih-alih berasa film, justru lebih berasa seperti vlog atau dokumenter para fans atas film yang sama-sama diproduksi oleh Sony Pictures Entertainment ini. Bahkan saat mereka me-remake ulang Anaconda di hutan Amazon Brazil, tiba-tiba ada yang sedang syuting di lokasi yang sama dan sedang membuat ulang Anaconda dengan izin resmi. Dari sinilah masalah sebenarnya hadir dan menggerakkan cerita.

Buat saya komedinya cukup berhasil dan fresh khas Jack Black dan kawan-kawannya. Film yang ringan dan cukup dinikmati sebagai hiburan saja. Kemunculan anacondanya pun tidak seserem film-film sebelumnya. Benar-benar dibuat fun dan menyenangkan, bahkan meninggalkan perasaan nostalgik.

Cilegon, 13 April 2026

Comments

Popular posts from this blog

[Ulasan Film] Mengurai Trauma Somatik dan Fatherless Issue dalam "Sore: Istri dari Masa Depan"

[Ulasan Film] Muhammad: The Messenger of God

Aku Tahu Kau akan Pergi (9 Puisi tentang Pertemuan dan Perpisahan)

Lake Maning Bocah ( 4 Puisi Bahasa Jawa Banten)

[RESENSI] NEGERI KABUT KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA (GRASINDO, 2016)

[Ulasan Film] Saat Manusia Berteman dengan Alien: Jantung Sebenarnya Film "Project Hail Mary"

REFRESHING OTAK KE PULAU EMPAT, KARANGANTU, SERANG-BANTEN

[Ulasan Film] Kokuho: Kabuki, Ambisi, dan Perjuangan Hidup yang Mengorbankan Segalanya

[Catatan] Panggilan Sinema: Dari Rumah Dunia dan Komunitas Bahasa Jawa Serang untuk Yuni

[ESAI] Posisi Pembaca, Penulis dan Buku Cetak di Era Digital