[Ulasan Film] Wednesday: Fiksi Fantasi yang Menggugah dan Assemble Karakter yang Kokoh

poster by Netflix.com
Score: 7,5/10.

Bagi penggemar film fiksi fantasi atau sejenisnya, serial Wednesday ini sepertinya bakal digemari kehadirannya. Hanya ada 8 episode dan masing-masing durasinya hampir 1 jam, kita akan dipaksa untuk menebak siapa monster yang telah membunuh banyak orang di lingkungan kota Jorich, tempat sekolah Nevermore berdiri—sekolah khusus bagi manusia "buangan".

Karakter Wednesday Addams (Jenna Ortega) digambarkan begitu kuat. Pakaian gotik, Cuek, psikopat, tidak ekspresif, dan nir-empati membuat ia dijauhi lingkungan sekitarnya, bahkan teman-teman di asrama Nevermore. Ia bisa melihat masa depan dan masa lalu seseorang atau sejarah suatu bangunan hanya dengan menyentuhnya. Sayangnya ia tidak bisa mengontrol kekuatannya tersebut.

Alur cerita mulai berjalan ketika ayahnya dituduh sebagai seorang pembunuh yang keji, sampai kemudian Wednesday mencari tahu fakta sesungguhnya. Ia kemudian menemukan banyak kejanggalan di sekolah tersebut hingga membawanya ke kasus pembunuhan berantai yang dilakukan oleh monster misterius.

Baik karakter utama maupun karakter pendukungnya dibangun dengan begitu kuat dan memiliki keunikannya masing-masing. Dan hampir semuanya memunculkan kecurigaan penonton bahwa mereka semua memiliki motif sebagai si monster dan dalangnya.

Sayangnya, pertarungan Wednesday dengan sosok yang sejak awal disebutkan kurang mencapai klimaksnya. Padahal, alur ceritanya sejak awal dibangun menuju pertarungan tersebut.

Serial ini konon spin-off dari animasi Addams Family dan dikabarkan bakal ada season keduanya sebab di episode akhir ditutup dengan open-ending.

Terlepas dari itu semua, serial ini tetap worth-it untuk ditonton dan dijadikan hiburan. Durasi 1 jam setiap episodenya terasa kurang dan malah bikin nagih~


Cilegon, 07 Desember 2022

Comments

Popular posts from this blog

[Ulasan Film] Muhammad: The Messenger of God

[Ulasan Film] Mengurai Trauma Somatik dan Fatherless Issue dalam "Sore: Istri dari Masa Depan"

[REVIEW FILM] The Words: Buku, Penulis dan Skandal-skandal

Lake Maning Bocah ( 4 Puisi Bahasa Jawa Banten)

TRICK INTERNET GRATIS SEMUA OPERATOR

Aku Tahu Kau akan Pergi (9 Puisi tentang Pertemuan dan Perpisahan)

[Ulasan Film] Gadis Kretek: Kisah Cinta Menyesakkan Dada dan Sejarah Kelam yang Menyengsarakan

[Ulasan Film] One Piece Live Action: Alur yang Dipadatkan dan Ikatan Emosional yang Memudar

[Catatan] Panggilan Sinema: Dari Rumah Dunia dan Komunitas Bahasa Jawa Serang untuk Yuni

[Ulasan Film] Hamnet: Duka yang Tumbuh Menjadi Panggung Keabadian