Kumpulan Cerpen: Surat yang Berbicara tentang Masa Lalu (Basabasi, 2017)

[ T E L A H  T E R B I T ] 

kumcer, "Surat yang Berbicara tentang Masa Lalu" (Basabasi, 2017)

Kumpulan Cerpen : Surat yang Berbicara tentang Masa Lalu
Penerbit : Basabasi
Penulis : Ade Ubaidil 
Editor : Frida
Terbit : Oktober
Tebal : 212 halaman
Harga : Rp. 60.000,-



Salah satu jalan yang bisa ditempuh seorang penulis ketika melihat ketimpangan sosial adalah mengkritisinya melalui medium buku. Segala yang tampak dan memberikan dampak—lebih sering yang buruk—melahirkan diri saya yang lain dalam pelbagai cerita pendek.

Tema-tema yang berusaha saya angkat dalam kumpulan cerita pendek ini lebih banyak bicara seputar kesenjangan sosial, arti pentingnya keluarga—baik yang biologis maupun ideologis—serta tentu saja perkara cinta dalam sudut pandang lain.

~Ade Ubaidil.
_______________


Di dalam kumpulan cerpen, "Surat yang Berbicara tentang Masa Lalu" karya Ade Ubaidil, saya menemukan potensi untuk mengalihkan dunia realitas menuju dunia imaji yang seakan-akan belum pernah kita datangi.


~Dr. Firman Hadiansyah, M.Hum, dosen dan pegiat sastra.

_______________


"Ade Ubaidil adalah salah satu penulis muda berbakat yang patut diperhitungkan. Perlu ditunggu karya-karyanya lagi di masa mendatang!"

~Robert Ronny, Filmmaker dan co-founder Legacy Pictures.

・・・・・・・・・


Pemesanan bisa via:

facebook: ADE UBAIDIL
Instagram: @adeubaidil
penerbit: Basabasi Store
WA: 085959845880/081316320671





Comments

Popular posts from this blog

Kreativitas Dalam Dunia Penipuan: Pengalaman Pahit Awal Melamar Pekerjaan Melalui Job Fair

TRICK INTERNET GRATIS SEMUA OPERATOR

Aku Tahu Kau akan Pergi (9 Puisi tentang Pertemuan dan Perpisahan)

[RESENSI] NOVEL: HUJAN BULAN JUNI KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO (GPU, 2015)

[Ulasan Film] Muhammad: The Messenger of God

[Ulasan Film] Mengurai Trauma Somatik dan Fatherless Issue dalam "Sore: Istri dari Masa Depan"

[Ulasan] Halte Alam Baka: Premis Menarik yang Terlalu Banyak Simpul

[Ulasan Serial] Berlin and The Lady with an Ermine: Perampokan yang Terlalu Mudah dan Kisah Cinta yang Terlampau Riuh

[Catatan] Di Antara yang Patah dan Pulih - Kata Pengantar untuk Buku Puisi "Dukkha" karya Beatrix Yunarti Manehat

Tetap Maju dan Selalu di Tunggu