Posts

[Ulasan Film] Don't Look Up: Sinisme dan Komedi Gelap

Image
Score: 8/10. Saat saya tonton, film ini sedang tranding nomer wahid di aplikasi Netflix. Beberapa kawan saya juga sudah menuliskan ulasannya. Intinya, film ini berkisah tentang Kate Dibiasky (Jennifer Lawrence), seorang mahasiswa pascasarjana astronomi, dan profesornya Dr. Randall Mindy (Leonardo DiCaprio) membuat penemuan mengejutkan tentang sebuah komet yang mengorbit di dalam tata surya. Mereka menemukan bahwa komet itu berada pada jalur tabrakan langsung dengan Bumi. Keduanya pun berusaha mengingatkan semua orang tentang penemuan tersebut. Hingga bertemu dengan Presiden AS. Sialnya, kegentingan yang disampaikan dua orang astronom itu dianggap angin lalu saja.  Film ini penuh dengan sindiran tentang ketidakpedulian pemerintah mengenai krisis iklim. Satire yang dibalut dalam komedi juga akan banyak bertebaran dan dengan mudah kita temuu. Saya dibuat jengkel dan panik dalam waktu yang bersamaan, seperti yang dialami Kate dan Randall.  Tapi, apa yang dilakukan pemerintah ...

[Ulasan Film] Tick, Tick... BOOM! : Tentang Ambisi dan Mimpi

Image
Score: 8/10. Ini adalah sebuah film biografi musikal dan drama asal Amerika produksi tahun 2021, yang disutradarai oleh Lin-Manuel Miranda (dalam debut penyutradaraan filmnya) dari skenario yang dirancang Steven Levenson, berdasarkan musikal panggung dengan nama yang sama karya Jonathan Larson. Film ini dibintangi oleh Andrew Garfield, Robin de Jess, Alexandra Shipp, Joshua Henry, dengan Judith Light, dan Vanessa Hudgens.[Wikipedia]. Sudut pandang di menit awal akan cukup membingungkan, paling tidak bagi saya. Sebab setiap scene-nya akan bergantian antara dua peristiwa. Tapi tenang, ketika memasuki pertengahan hingga akhir, akan mudah dipahami dan tahu alasannya kenapa POV itu yang dipilih. Ada satu scene yang membuat saya merenung dan tanpa sadar meneteskan air mata. Scene ketika Jonathan pasrah akan cita-citanya yang sudah ia rancang sejak 8 tahun lalu tapi rasanya sia-sia belaka. Lalu ia menemui Michael dan mau menerima tawaran pekerjaan yang sempat ia tolak sebelumnya. Dan di sanal...

Novel Adaptasi: YUNI (Gramedia Pustaka Utama, 2022)

Image
YUNI Novel Adaptasi Penulis                   :  Ade Ubaidil Skenario               : Kamila Andini & Prima Rusdi Penerbit                  : Gramedia Pustaka Utama Halaman                : 174 hal Copy-edit             : Teguh Afandi  Sampul  Film        : Alvin Hariz  Tipografi font      : Tablesix  Desain isi             :  Mulyono Harga Normal: Rp 63.900,- Harga PO: Rp 55.000 + tanda tangan * * * * * Sinopsis: Apa yang terjadi bila perempuan menolak lamaran hingga dua kali? Dipercaya ia tidak akan menikah selamanya. Begitulah yang dialami Yuni, remaja SMA yang begitu menggemari warna ungu. Yuni menampik lamaran-lamaran itu demi sebuah cita-cita untuk melanju...

[Catatan] Perjumpaan dengan Seniman

Image
Sejak tanggal 21 Oktober, saya sudah berada di Yogyakarta. Perjalanan kali ini untuk memenuhi undangan guru menulis saya, Pak Edi Mulyono . Terakhir kami bertemu tahun 2018, dan alhamdulillah tahun ini bisa bertemu lagi dengan belio dalam keadaan sehat wal'afiat--cerita ini akan dibahas di postingan lain. Semalam, saya melihat story @dr_tompi di Instagram. Belio sedang mengisi acara Prambanan Jazz Festival di Jokja. Saya iseng bertanya via DM apa masih di Jokja? Belio merespons cepat malam itu, katanya baru selesai dan sedang makan sate klathak. Saya ajak ketemu apakah ada waktu? Belio dengan lekas membalas bisa, ia memberikan waktu pertemuan dan di hotel mana ia menginap. Saya meminta belio share lokasi di WA, karena sebelumnya memang kami sering chatting. Saya merasa senang ketika belio bertanya soal film Yuni. Apakah saya terlibat? Saya katakan iya. Belio bilang, baru menonton trailernya, dan suka. Menurutnya, film bagus bisa dilihat dari cuplikan trailer. Saya agak kurang setuj...

[Cerpen] Pertanda (Ngewiyak.com, 01 Oktober 2021)

Image
ilustrasi by kompasiana.com Di sepanjang lorong itu, ia hanya menggumamkan kalimat yang sama berulang-ulang. Dalam kesendiriannya, ia terus melangkah menuju ruang pelayanan laboratorium. Sesuai instruksi dari perawat, ia harus mengambil sampel darah milik kakaknya. Ia mengantre, lalu saat tiba gilirannya ia menyebutkan nama kakaknya dan tak berselang lama si suster memberikan sampel darah dalam tabung seukuran ruas jari orang dewasa. “Mas tolong bawa ini ke Bank Darah, ya, samping tempat pengambilan obat itu,” ujar seorang suster muda kepada Agus. Bocah lima belas tahun itu hanya mengangguk. “Semua salinan dan kelengkapan data seperti kartu identitas, kartu berobat, dan kartu jaminan kesehatan mohon disiapkan, nanti tinggal diserahkan saja ke perawatnya,” tambahnya lagi. Agus mengatakan terima kasih lalu melenggang pergi. Sejak kecil Agus terobsesi pada kakaknya. Selisih usia di antara mereka nyaris duabelas tahun. Agus pernah terkagum-kagum sewaktu s...

[Ulasan Film] Clickbait: Jangan Mudah Percaya pada Orang Lain, Terlebih Orang Terdekatmu!

Image
Ketika seorang teman merekomendasikan serial ini di Netflix, saya tak menaruh ekspektasi terlalu tinggi, karena seringnya, setiap menonton dengan ekspektasi malah akan berakhir kecewa. Tetapi kali ini berbeda, serial 8 episode yang masing-masing episodenya berdurasi sekitar 40-50 menit ini berhasil membuat saya begadang sampai jam lima pagi karena rasa penasaran yang ditimbulkan. Rasanya tak mau berhenti sebelum tahu akhir ceritanya. Kalau saja Clickbait ini sebuah novel, pastilah bakal menjadi karya tulis yang baik. Kalimat per kalimatnya yang diubah ke dalam gambar terjalin begitu apik. Terlebih setiap akhir episode memiliki cliffhanger yang baik. Penokohan yang kuat juga berhasil membuat saya menaruh kepedulian pada setiap karakter yang hadir. Clickbait menceritakan tentang kasus penculikan seorang kepala keluarga bernama Nick Brewer (Adrian Grenier). Suatu hari, video penculikannya diunggah di internet dan memperlihatkan Nick yang didudukkan di sebuah ruangan gelap. Salah sat...

[Ulasan Film] Ali dan Ratu Ratu Queens: Premis Tumpang Tindih dan Misi Tokoh Utama yang Hilang Arah

Image
image by @netflixid Efek pandemi Covid-19 berpengaruh besar bagi industri perfilman Indonesia. Film-film yang mestinya tayang di bioskop, harus dicarikan jalur alternatif dan akhirnya sebagian besar film Indonesia beralih ke platform-platform digital. Ali dan Ratu-Ratu Queens adalah satu di antaranya. Film yang berkisah tentang pencarian jati diri ini bakal tayang di bioskop tahun 2020, namun karena Covid-19, bioskop pun belum sepenuhnya dibuka, maka film ini akhirnya dirilis di Netflix  secara global sebagai film asli Netflix pada 17 Juni 2021. Ali yang diperankan oleh Iqbaal Ramadan adalah sosok remaja 17 tahun yang merindukan kehadiran ibunya yang telah lama pergi mengejar impiannya sebagai penyanyi di New York, Amerika Serikat. Kerinduannya tak terbendung lantaran ia ditinggal pergi sejak kecil. Petualangannya dimulai ketika ia menemukan tiket, yang pernah dikirim oleh ibunya, di sebuah laci yang disimpan oleh mendiang ayahnya. Ada banyak surat-surat yang baru ia ketahui saa...