Posts

[ESAI] NEGERI SINGA VS NEGERI KITA (Biem.co, 17 September 2015)

Image
Biem.co   [CATATAN PERJALANAN] Teknologi di abad ini memang sangat pesat perkembangannya. Menjamah hampir setiap ploksok di berbagai belahan dunia. Sebut saja salah satu gadget semisal telepon genggam ( smart phone ). Tanpa membutuhkan survei menurut data, dengan mata telanjang saja, di jalan-jalan, kalian pasti akan menemukan beratus, berpuluh-puluh ribu orang memilikinya. Tak pandang lagi dari kalangan atas; menengah atau bawah sekalipun. Jadi tak perlu heran andai kalian melihat seorang pemulung, tukang sapu atau penjaja kaki lima tengah tertawa ria dengan benda mati yang bisa hidup dalam genggaman manusia itu. Penyebutan profesi di atas tentu saja saya tidak bermaksud mendiskreditkan mereka. Hanya saja, itu sebagai contoh bahwa kemajuan zaman tak bisa dielakkan lagi. Seperti yang saya temukan di sebuah negara kecil dengan luas wilayah hanya 710.2 km 2 itu. Selama 3 hari kemarin (1-3 September 2015), saya bersama peserta rombongan #GongTraveling—y...

Dermaga Clondspenz (Inilah Koran, 27 September 2015)

Image
image by: Fernanda Rochman Ardhana Aku tengah membayangkan, ketika sedang menyendiri, ada seseorang yang begitu saja tiba-tiba datang menghampiriku. Membawa dua cangkir, terserah teh atau kopi, lalu memberikan satu untukku. Ia mengambil satu bagian lantai yang kosong. Boleh di sebelahku, atau di hadapanku. Kemudian kami memperbincangkan apa pun. Mulai dari alasan kenapa manusia membutuhkan rumah tinggal, atau kenapa roda kendaraan berbentuk bulat, atau pula membahas tentang kenapa orang sakit jiwa jarang sekali—malah tak pernah—terserang jatuh sakit. Apalah itu, yang jelas aku akan sangat berbahagia andai ada orang yang mau menemaniku di sini. Mendengarkan atau didengarkan keluhan dan curahan hatinya masing-masing. Di sebuah dermaga Clondspenz, tempat persinggahan kapal barang, di bagian paling tepi dari ujung jembatan kayu, aku tengah melamunkan segalanya. Apa kehidupan hanya sebatas keluh kesah saja? Yang dibungkus dengan tawa, seolah gembira, saat berjumpa kawan lama...

[MOMENT] TESTIMONI: CATATAN SEORANG SAHABAT

Image
Ade Ubaidil 'Si Airmata Sang Garuda yang Sekarang Nongkrongnya di Kafe Serabi' Berfoto di salah satu Kafe di Kayuringin-Bekasi (btw, Logo Kafe Serabi itu cuma editan, tapi saya juga berharap punya Kafe sungguhan) Mungkin belum banyak orang yang tahu bagaimana seorang  Ade Ubaidil  si penulis novel ‘Kafe Serabi’ itu memaknai sebuah persahabatan. Fadhli terkenang ketika tahun 2014 mengabari Ade Ubaidil bahwa Fadhli sedang dalam perjalanan menuju Bekasi. Sontak Ade berkata, “Ade ingin ketemu dengan Abang, di mana Abang tunggu Ade? ” Terciptalah janji untuk bersua di Pool Damri – Kayuringin, Bekasi. Berangkatlah Ade Ubaidil siang itu dari kediamannya di Cilegon menuju Bekasi. Betapa semangatnya dia hanya untuk ingin bertemu dengan Fadhli. Dengan turun naik kendaraan, mulai dari bis, kereta api, angkot hingga ojeg pun ditempuhnya jarak yang sangat jauh itu. Sesampainya Ade di Kayuringin, ternyata Fadhli tak ada di sana."Abang sudah di Tune Hotels, Ad...

[RESENSI] KUMPULAN ESAI: GADUH KARYA BOYKE PRIBADI (GONG PUBLISHING, 2015)

Image
Judul Buku : GADUH Jenis Buku : Kumpulan Esai Penulis : Boyke Pribadi Penerbit : Gong Publishing Tahun Terbit : Cetakan I, April 2015 ISBN : 978-602-9117-47-9 Tebal : xv + 335 halaman Harga : Rp. 50.000,- "GADUH: SUARA RAKYAT, KESEJAHTERAAN PEMIKIRAN, KEABADIAN" Pergolakan isu perpolitikan di tanah air kian deras mengalir di tahun 2014. Begitu kiranya yang ingin buku ini coba sampaikan—meski sesungguhnya tak ada puncak alias anti-klimaksnya dari tahun ke tahun. Sebab, sampai detik ini pun, dunia politik akan terus gencar melancarkan ‘serangan-demi-serangan’ yang kian terang-terangan tertangkap di mata awam (baca: rakyat). Perebutan kekuasaan seolah menjadi inti dari Pemilihan Umum (Pemilu), baik yang secara terbuka, apalagi tertutup tentu saja. Uniknya, dari sebagian mereka yang memilih diam untuk tidak menanggapi hal ini, ada seorang dosen yang berani bersuara melalui tulisannya yang kritis dan menggubris. Adalah Boyke Pribadi yang ...