Posts

Showing posts from April, 2018

[Cerpen-Esai] Merawat Pohon Demokrasi, Merawat Generasi

Image
dok. pribadi Suatu pagi Panca pergi ke pasar tanaman. Dia memilah-milah pot, pupuk, biji-biji sayuran dan buah-buahan. Panca adalah orang yang gemar bercocok tanam. Ia menjadikannya sebagai hobi. Setelah semua sudah didapat, ia bergegas pulang, untuk segera menanam hasil belanjaannya. Bila kau lihat rumahnya, matamu akan dipenuhi beraneka tanaman hias dan pohon buah-buahan. Selain sebagai “petani”, pekerjaan atau profesi utama Panca adalah penulis lepas. Ketika sampai rumah, seorang teman satu profesinya mengirimkan info perlombaan karya tulis yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Panca mulanya tak begitu peduli. Perhatiannya masih pada tanaman hias yang baru ia beli. Ia taruh ponselnya. Lalu mulai mengambil pot kecil seukuran genggamannya, mengisinya dengan pupuk pilihan dan beberapa biji sayuran dan buah-buahan. Baru selesai di pot ke-10, ponselnya kembali berdering. Ternyata satu lagi pesan masuk dari orang yang sama. “Bro, ayo ikutan. Suda...

[Resensi] Asyiknya Menelusuri Sejarah dan Jejak Peradaban di Jabodetabek (Biem.co, 25 April 2018)

Image
  ilustrasi oleh Biem.co Judul         : Jejak Penulis      : Diella Dachlan dan Bimo Tedjokusumo Penerbit   : Epigraf Cetakan   : Maret, 2018 Tebal         : 258 halaman ISBN        : 978-602-50238-9-7 Ada sekian banyak sejarah nusantara yang belum dituliskan. Bagi seorang pejalan, menemukan artefak peninggalan manusia di masa lalu bak mendapatkan emas di belantara lumpur dan semak belukar. Barangkali itu yang terlintas di benak Diella Dachlan dan Bimo Tedjokusumo. Siapa sangka, dari kegemarannya melakukan perjalanan, dua sahabat ini berhasil menelusuri makam tentara Jerman di kaki Gunung Pangrango, jejak kebudayaan tua di seputar Gunung Salak, jejak kerajaan tua di seputar Jakarta, Bogor hingga karawang. Melalui buku, “Jejak” ini mereka menarasikan apa saja yang berhasil dit...

[Ulasan] Rekonstruksi Musik a la Tulus

Image
image by: TulusCompany. Kamis, 19 April 2018, musisi kenamaan Indonesia, Tulus, merilis videoklip atau Official Music Video (MV) lagu “ Langit Abu-Abu ” di akun Youtube-nya, musiktulus . Salah satu lagu andalannya yang ada di album Monokrom yang rilis 3 Agustus 2016 lalu itu terasa berbeda dari videoklip kebanyakan. Termasuk videoklip lagu-lagu Tulus sebelumnya. Memang, Tulus selalu berusaha menunjukkan sisi musikalitas dan nilai estetis dari setiap videoklip lagu-lagunya, tetapi kali ini betul-betul ada sentuhan yang berbeda. Mengambil latar tempat sebuah bangunan yang masih dalam tahap renovasi, bermain dengan gradasi warna monokrom (berwarna tunggal) dan lain sisi didominasi warna abu-abu, video tersebut menceritakan sang penyanyi, yang diperankan oleh Tulus, tengah mempersiapkan mikrofon dan soundsystem -nya seorang diri. Setelah itu ia mulai mendendangkan sebuah lagu. Awalnya, saya mengira di bagian tengah video akan ada semacam hentakan alat musik masuk mengiringi suar...