Posts

Showing posts from January, 2016

[ESAI] Pe-er Bagi Daerah Berjuluk Kota Santri (Biem.co, 17 Januari 2016)

Image
image by: Biem[dot]co Sebagaimana kita ketahui, Cilegon dan Serang—untuk mudahnya, sebut saja Provinsi Banten—memiliki salah satu sebutan yang cukup berat disandang. Tasikmalaya, Kajen, Kendal, Magelang, Jombang, Pasuruan, Martapura dan tentu saja kota-kota di Banten memiliki julukan yang sama pula, yakni Kota Santri. Asal mulanya tak lain karena di beberapa kota yang disebutkan itu banyak berdiri pondok pesantren dan madrasah yang sebagian namanya sudah cukup dikenal khalayak ramai. Oleh karenanya, stigma masyarakat luar akan kota-kota tersebut jelas sekali sama rata. Warga dan orang-orang yang tinggal pasti memiliki spiritualitas yang adiluhung; menerapkan ajaran-ajaran Islam dalam kesehariannya; dan menjunjung tinggi norma-norma dan nilai-nilai religiositas antar sesama. Namun, sekarang sepertinya (hampir) tidak berlaku—hilang jatidiri. Di zaman serba cepat dan canggih ini, pemanfaatan akan perkembangan teknologi seringkali tidak tepat guna. Sebagian besar ca...

[MY PROFILE] Terjerembap di Dunia Literasi: Lahan untuk Memerdekakan Pikiran (Utusan Borneo-Malaysia, 13 Desember 2015)

Image
Mula-mula saat menganggur, tak tahu mau berbuat apa, saya iseng pergi ke rental komputer atau Warnet (Warung Internet)—sebab belum memiliki komputer sendiri. Ketika itu saya baru saja lulus dari sekolah Madrasah Aliyah (MA), sekitar tiga tahun lalu. Selagi menanti pengumuman penerimaan mahasiswa baru di salah satu Perguruan Tinggi, saya memutuskan untuk mencari kesibukan di sela-sela waktu nan senggang itu. Sebuah informasi didapat. Pada salah satu website, memuat berita perlombaan yang diadakan oleh sebuah penerbit indie. Lomba menulis puisi. Saya girang, meskipun tak pandai pun menulis sajak/puisi. Alih-alih mengurungkan kehendak, saya tetap berniat mengirimkan tulisan untuk lomba tersebut. Modal nekat sahaja. Sebab, bila ditilik ke beberapa tahun sebelumnya saat itu, di bangku Madrasah Tsanawiyah (MTs), saya pernah menulis sebuah diary pada buku catatan, serupa novel—meski sampai sekarang belum pernah diketik ulang dan dirampungkan. Dalam jeda waktu yang cukup lama, s...