[Cerpen] Perempuan Tua di Jembatan Sungai Ōta (Beritabaru.co, 11 April 2021)
image by https://www.wallpaperbetter.com/ Tatsuo melemparkan kail ke sungai setelah mengaitkan potongan cacing pita ke mata pancingnya. Sementara Misae, bocah lima tahun, yang rambutnya dikepang dua, terus saja berlarian mengejar kupu-kupu di atas rerumputan. Bocah mana pun pasti akan melakukan hal yang sama seperti dirinya, sebab indahnya warna-warni sayap kupu-kupu itu begitu menggoda mata. Sesekali ia bakal naik-turun jembatan yang menghubungkan Desa Hiroshime dan Nagasake. Kalau tak ada Appa, panda besar piaraannya, Tatsuo bakal khawatir. Beruntung binatang berbulu hitam-putih lebat itu mau menjaga Misae. Bila Tatsuo ingat, pertemuan dengan Appa bisa dikatakan ajaib. Kejadiannya dua tahun lalu, ketika ia berusia limabelas. Memancing di Sungai Ō ta memang hobinya. Sejak ia sekolah dasar, selain mengajarkan berenang di sungai yang jernih itu, ayahnya gemar mengajak Tatsuo memancing. “Ini supaya kau belajar artinya sabar,” kata ayahnya suatu hari. Ketika diberi...