[Ulasan Film] Extraordinary Attorney Woo: Berhasil Kenalkan Ilmu Hukum dengan Sedemikian Seru

9:33 PM

Official Poster by Netflix

Score: 9,5/10

Akhirnya saya menemukan serial terbaik (sejauh ini) setelah Reply 1988 (2015). Alat ukurnya sederhana, saat saya menonton setiap episodenya, durasi satu jam sangat terasa begitu cepat karena saking terhanyutnya ke dalam cerita. Selain itu, saya juga merasakan perasaan menggebu-gebu saat menanti jadwal tayang setiap episodenya di Netflix. Dan sayangnya, semalam episode terakhir untuk season satu ini. 😭😭😭

Serial Korea Extraordinary Attorney Woo berhasil menempati posisi pertama di delapan negara dan masuk dalam posisi 10 teratas di 22 negara dalam kategori TV Non-English.

Lewat serial ini juga saya jadi belajar ilmu hukum Korea, pengacara, persidangan, dan lingkarannya. Hal yang paling saya hindari dan bikin puyeng kepala itu setiap kali melihat berita persidangan di televisi, ternyata bila disajikan dalam kemasan sinema jadi sedemikian nagih dan seru.

Assemble antara satu aktor dengan aktor/aktris lainnya betul-betul memesona. Mereka chemistry-nya sudah terbangun sedemikian mengagumkan. Walaupun di episode awal saya masih ragu dengan Park Eun Bin yang berperan sebagai Woo Young Woo. Tetapi setelah cerita berjalan semua jadi masuk akal. Termasuk alasan Woo menyukai segala apa pun tentang paus.

Diceritakan Woo adalah pengacara genius dengan sindrom spektrum autisme yang memulai karier di Firma Hukum Hanbada. Serial ini mengingatkan saya pada serial The Good Doctor yang sama-sama mengangkat kisah tokoh pengidap autisme.

Soal paus, saya tidak benar-benar menemukan alasan kenapa Woo begitu menyukainya, tapi yang jelas di setiap episode selalu ada paus yang muncul dan bisa jadi itu alasan kenapa serial ini jadi serial dengan badget termahal, karena harus ada CGI. Banyak kemudian yang membuat teori tentang Woo dan paus, saya pun menangkap banyak simbol lewat jenis-jenis paus yang dihapal Woo di luar kepalanya.

Dikabarkan season 2 akan tayang tahun 2024, saya betul-betul tidak sabar menantikannya!! Semoga Yoo In Shik bakal menyutradarainya lagi!

(Intermezzo: apa cuma gue yg mikir kalau Woo mirip Isyana Sarasvati 😆)

Cilegon, 19 Agustus 2022

You Might Also Like

0 komentar